Kamis, 15 November 2012

dimanakah KADER MUHAMMADIYAH?




Dalam rangka MILAD MUHAMMADIYAH yang ke-103 kali ini, madrasah mu'allimaat saya akan mengadakan pawai berkeliling . Sebelum pawai, kemarin hari Sabtu tanggal 10 November 2012, kita mengadakan upacara MILAD. Semua terlihat khusyu'. Rapiiii banget. Pokoknya TOP BGT.. hahahahha


Seluruh ORGANTRI (Organisasi Santri) dikerahkan untuk menjadi panitia. Keamanan diperketat dengan memilih orang-orang yang.. yaa gitulah.. seperti saya ini.. Sekitar pukul 07.30 Sang Protokol (Aina Fitrianingsih) mulai memandu jalannya upacara. Hening, Sunyi, Haru. 

Tak terasa Muhammadiyah telah ada sejak 103 tahun yang lalu. Amal usaha telah menyebar ke mana-mana. Tak ada satu pun orang yang kenal kata MUHAMMADIYAH. Persyarikatan ini dikenal dengan anak panahnya, yakni KADER MUHAMMADIYAH. Sebagai siswi Muhammadiyah, saya sangat mengenal kata itu, tapi saya belum paham sekali tentang makna yang terkandung di dalamnya. 

Arti kata KADER sendiri adalah orang yang diharapkan akan memegang peran yang penting dalam pemerintah, partai, atau lainnya. Dan pengkaderan adalah proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseorang untuk menjadi kader. 

Persyarikatan Muhammadiyah sangat membutuhkan kader yang nyata. Kenapa harus yang nyata?? Karena jika saya lihat, banyak sekali sekolah-sekolah Muhammadiyah (termasuk sekolah saya) yang dalam visinya adalah "MENCETAK KADER MUHAMMADIYAH"  tapi, mari kita lihat hasilnya. MANA?? NIHIL.. Bisa dibilang Muhammadiyah saat ini sangat kekurangan kader. Kader tidak bisa dipaksa. Yang terpenting itu harus ada keinginan  yang kuat dan besar, bukan kemampuan. Bukan berati kemampuan itu tidak penting, tapi, jika sudah ada keinginan yang kuat dan besar, maka kemampuan itu gampang untuk dihasilkan. 

Maka dari itu, kita sebagai pelajar Muhammadiyah, marilah kita tanamkan semangat ideologi Muhammadiyah mulai saat ini juga. 

Suksesnya Muhammadiyah ada di tangan KITA..








Tidak ada komentar:

Posting Komentar